28/01/23

Ketika

Mencoba berdamai dengan keadaan, memaafkan diri sendiri dari segala yang telah terjadi, dan tak terbaca. Bukan maksud, namun rasa sesak dalam diri terus saja menteror otakku.

"Hai, penggembala tolong kembalilah, jangan terlena dengan semilir rindangnya pohon yang kau sandari. Lihatlah pada dunia, stop hentikan mimpi, buka mata dan kembali tolong jangan jadikan otakku liar seakan tak bertuan".

Tak mengerti, namun terus mencoba berjalan bersama ketakutan yang tak sudi undur diri meski sekuat tenaga mengenyahkan. Jiwa yang kosong, waktu seakan tak peduli dan menggilas tubuh yang ringkih ini. Penerimaan bukan sesuatu yang patut untuk dipertemukan, itu suatu lingkar waktu yang menuntut adanya perubahan bagaimanapun keadaannya.

Kaki ini terus berjalan, meski tak lagi ada tujuan pasti hingga di mana pencarian berakhir. Sulit memahami, ketika hati sudah tak lagi punya kuasa meskipun itu tentang titik temu ataupun sudut yang hanya tau tentang garis sejajar namun tak berdekatan.

Inilah hati yang tak lagi sama, hati yang berkali terperosok dalam cerita kehidupan yang tak pernah sama dengan yang di lihat sekalipun. Karena hitam bukanlah abu, ataupun biru, melainkan segala warna yang berada di dalamnya. (09.12.22)

BINTANG


Ada misteri yang tersembunyi di balik setiap kejadian yang sedang berjalan, meskipun tak jarang dari kita tak menyadari dan bahkan tak berpikir tentang apa sebenarnya dibalik ini semua. Dan serelah sekian lama berlalu, perlahan satu persatu terbuka makna dari deretan peristiwa yang telah ku lalui hingga saat ini. Bertanyalah pada diri sendiri, maka akan dapatkan jawabannya.

Tidak mudah untuk menerima namun sebenarnya seberat apapun yang telah dilewati itu menjadi pondasi untuk pertahanan yang telah menunggu di depan. Apakah bisa di rubah dan menolaknya...???  Mungkin bisa, ya aku yakin bisa namun tetap saja di depan entah dalam waktu dekat ataupun waktu tertentu akan ada rintangan yang harus di hadapi. Ya seperti ibaratnya disaat kita di hadapkan pada persimpangan jalan mau tak mau harus memilih, entah mana yang akan di pilih itu sudah menjadi keputusan akhir dan setiap jalur yang di lalui ada rintangan tersendiri.

Mungkin sekarang bisa lolos tapi tidak untuk selanjutnya, bahkan bisa saja yang di hadapi lebih dari yang dilewati sebelumnya. Seperti permainan game, semakin tinggi lavel yang dilewati kendala yang di hadapi semakin komplek karena apa..., karena rintangan secara tak langsung mengasah untuk menjadi kuat dan besar. Mungkin rintangan berat namun bisa di lewati dengan mudah, atau harus berpusing-pusing terlebih dahulu sebelum menemukan solusi yang tepat dan pas untuk permasalahan yang sedang di hadapi.

Apapun yang terjadi dan sedang menunggu kita, tetaplah yakin untuk bisa melaluinya dengan baik. Dan aku pun kini perlahan bisa beranjak dari titik terendahku meskipun dengan perjuangan dan harus berperang dengan diri sendiri iti sangat... sangat sulit, hingga kini pun aku masih berjuang meskipun terkadang masih sering timbul rasa ingin menyerah dan berulang ulang ingin mendapatkan pelukan yang kenyataannya hanya hampa tapi aku masih bisa berdiri kok. Mungkin suatu saat nanti aku bisa cerita disini ketika otakku sudah tak seliar dan pembangkang ya jadi manis lah meskipun sedikit. (27.01.23)