31/12/13

Kata yang Tak Terucap

Adalah penyesalan terbesar 
dalam hidupku ketika membiarkan
waktu berlalu saat aku 
tidak mampu berbisik,
"Aku Cinta Padamu..."

Pada dia... wanita terindah dalam hidupku
Ada jarak yang membentangkan
raga
dalam garis rindu
Detik demi detik menjadi saksi
Samudera dan angkasa menjadi penguji
Embun angin sebagai napas pembuktian
Cinta dan kesetiaannya... di dunia kini pun nanti

Hidupmu adalah guru yang
mulia untuk hidupku
Maka hiduplah terus... untukku
Seandainya ada... Satu menit lagi tersisa...
Mau kah kau menungguku?
Mengucapkan kata yang selalu
kuingin kau mendengarnya....
"Aku cinta padamu..."

- Sigrid -

Aprilia Yahya (Distance)


Apakah Kebahagiaan itu ?


Mencintai Fisik atau Hati

Kamu mencintai fisikku atau mencintai hatiku ? 

Bila kala kamu mencintaiku karena fisik, kamu aka kehilanganku. Tubuh ini gak akan ada selamanya. karena apa pun yang terlihat oleh mata, akan tiada. Tapi tidak pada cinta. Karena cinta tidak bisa dilihat, tapi dirasakan.

Bila kamu menangis, berarti kamu mencintai fisikku.
tersenyumlah, kalau kamu mencintai hatiku. Karena kamu tahu hati aku kekal bersamamu.


- Heri Putra ( Hurt ; Cinta itu datang untuk pergi ) -


Terhanyut Dalam Cerita

Bila dicermati secara seksama dan mendalam memang setiap penulis memiliki ciri khas dalam mentorehkan ide ceritanya seperti halnya di blog-blog yang sering aku kunjungi gaya penulisan, kosakata dari tiap coretan memiliki ciri tersendiri dan mungkin mewakili pemiliknya. Saking mengangumi hingga memiliki keinginan untuk meniru cara blogger menuangkan kreatifitasnya tapi ampun dah susah dan malah akunya sendiri kebentur dengan kosakata dan apa yang ingin aku tuangkan malah kagak tersampaikan dengan benar sesuai dengan imajinasiku hasilnya kaya sayur asam campur-campur kagak karuan. Memang lebih enak menjadi diri sendiri saja ya, entah yang singgah suka apa kagak yang penting corat coret jalan terus (itung-itung buat warisan cicitku kelak, sapa tau bisa regenerasi).

Oh ya sebenarnya aku mau nunjukin novel-novel yang baru beberapa minggu lalu aku beli dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya semuanya habis terbaca tak ada yang terlewat sedikitpun.
Empat novel dari penulis berbeda namun masih bertema cinta :
~ Distance
Menceritakan percintaan antara Hilda seorang gadis penjaga toko buku dengan seorang pria bernama Sigrid Funke (sigi) mahasiswa jurusan arsitektur tinggal dan di negara Jerman.
Sebuah cerita cinta yang indah dengan bumbu perselingkuhan, penghianatan, kepura-puraan dan bagaimana meyakinkan sebuah hubungan dengan jarak kilo mill jauhnya namun bisa terjaga dengan indah atas dasar kepercayaan, komunikasi, setia dan keterbukaan. Menyelami cinta dalam jarak yang abadi..., ketika sebuah pertemuan yang sekian lama di dambakan ternyata takdir berkata lain cinta mereka hadir dalam keabadian. Ending yang menguras air mata.

~ Hurt
Menceritakan kisah anak remaja SMU yang mengenal cinta pada pandangan pertama. Cinta yang di latar belakangi dengan persahabatan, cemburu, kepedulian dan cinta segitiga, dengan kejutan-kejutan yang tak terduga karena terkaan aku di tengah cerita di patahkan dengan ending yang tak bisa disangka-sangka. Cinta yang singkat namun indah dan sanggup membawa pembacanya untuk hujan lokal sementara waktu.

~ Sebening Senja
Kalau yang ini agak berbeda ini berkisah tentang seorang anak perempuan yang di perlakukan berbeda dengan ibunya  dan demi untuk mendapatkan belaian dan kasih sayang sang ibu dia rela melakukan apa saja termasuk mengorbankan cintanya demi kakak kesayangannya yang jelas-jelas menyukai sosok cowok yang dicintainya. Kerana saking cintanya dan si cowok juga mengetahui penderitaan pujaan hatinya maka dia (si cowok) rela untuk jadian dengan sang kakak hanya untuk melihat senyum di wajahnya. Sebuah pengorbanan cinta yang sangat luar biasa dan rela mencinta dalam diam, bersabar dalam berbagai cobaan karna keyakinan awan hitam akan segera pergi berganti pelangi. Walaupun berakhir dengan indah namun di tengah-tengah cerita banyak kata-kata yang sangat menyentuh.

Tiga novel yang dari penulis muda yang sukses mengaduk-aduk perasaan dan mampu membuatku terhanyut dalam duka dari tiap goresan tinta yang dimainkan.

~ Daun yang jatuh tak pernah membenci angin
Mungkin bagi sebagian teman-teman sudah membacanya. Aku membeli buku ini untuk mengganti buku lama yang di pinjam tapi tak kembali. novel yang sangat terkenal ini memiliki cerita yang unik namun saat membacanya ulang masih sama tetap saja kagak suka dengan sikap damar yang memendam cintanya hanya karena gengsi mencintai anak kecil yang tanpa sengaja dia tolong. Aku juga terkesan dengan ibu yang mengetahui situasi cinta yang datang pada 2 insan ini sebelum mereka berdua menyadarinya. Cinta bisa mengubah segalanya namun cinta sejati yang tumbuh dari hati tak akan mudah menguap dan berganti ke cinta yang lain. Namun di sisi lain semangat yang ada di setiap individu dari tokoh sangat keren, patut di tiru.

Bagi teman-teman yang penasaran silahkan mencari sendiri novelnya beli, pinjam, googling e-booknya tapi jangan pinjang sama aku ya karena masih belum buka peminjaman, novel masih berantakan lemari udah penuh tapi novel yang di luar masih ada jadi belum bisa mendata dan ngelompokkin.


30/12/13

Perempuan


Kutipan dari novel "Distance" 
~ menyelami cinta dalam jarak yang abadi ~
karya penulis muda Aprilia Yahya

29/12/13

Cinta yang Teruji

Terkadang aku tak bisa mengerti
Antara kita selalu terjadi masalah
Ataukah rindu yang semakin menyiksa
Membuat kita berdua selalu saja terjadi masalah

Seandainya aku tahu perasaanku
Begitu besar rasa rinduku padamu
Setiap saatku memikirkanmu risaukan keadaanmu
Kuingin kau hadir disetiap waktuku

Maafkan aku bila membuatmu menangis
Dalam perjalananku karena jauh darimu
Namunku mencoba untuk tetap setia
Dengan perasaanku karena aku sayang kamu

Ku rindu cinta yang tiada bertahta
Yang sederhana berkilau seperti permata
Mengarungi cinta dengan doa
Biar tak mungkin sempurna jadikan mahkota dalam kisah kita

Semua yang telah terjadi bukan inginku bukan inginmu
Bantu aku tuk mencoba wujudkan mimpi yang kita inginkan

Berikan aku sedikit cahayamu agar aku bisa hilangkan resah hatiku
Ikhlaskan doa dalam setiap sujudmu jauhkan rasa curiga karena kau surga hidupku

by. Romance band






Berharap Dalam Gelap

Bisakah aku berontak dan bersuara lantang
Adakah yang sudi mendengar
Semuanya benar-benar gelap dan semakin pekat

Bisakah aku menemukan satu keajaiban
Ketika langkah ini berat dalam sikap
Adakah sosok yang bisa memberiku pijakan
Adakah yang mampu mengulurkan tangan untukku bertumpu

Gelap....
Terlalu gelap dan aku sendiri hanya berharap satu keajaiban
Ya, keajaiban yang akan mengubah gelap menjadi terang
Memberikan tuntunan dalam pijakan dan langkah yang akan aku tempuh


Tak ada yang Sama

Ketika Semuanya tak lagi sama
Namun selalu ada asa yang layak untuk di perjuangkan
Tak ada yang bisa mengembalikan seperti semula
Hanya saja coba lakukan yang lebih baik
Agar kenangan dan langkah yang terayun juga akan lebih berirama


Hidup Penuh Dengan Misteri

Hidup ini memang penuh dengan misteri
Ada banyak hal yang belum terpecahkan
Semua hanya membutuhkan satu hal
Kesabaran..... Dengan kesabaran,
Tuhan akan membukakan seribu jalan kemenangan
Karena Ia tak mungkin salah dalam memberikan ujian
DIA telah menakar kemampuan kita


Dalam Peluk Senja

Aku masih terpaku dalam bisu
Menyaksikan mentari yang selalu sembunyi di balik awan kelabu
Entah kapan sang surya memancarkan kembali penuh cinta
Entah kapan mendung ini usai dengan awan cerah mempesona
Bertebaran bianglala dalam peluk senja

Nyatanya aku masih berpayung semu
Menatap kota lalu yang beku
Nyatanya aku masih terpasung dalam derai air mata dan deretan tanda tanta itu
Nyatanya aku hanya terbelenggu dalam anganku


- Nawang W -


Curhat dengan Embun Pagi

Kali ini aku tak mau curhat sama tembok aah, aku mau curhat sama embun pagi saja.
Embun bagaimana perasaanmu saat ini......
>> Aku baik.... baik.... dan akan selalu baik

Bolehkah aku bertanya.....???
>> Dengan senang hati bila bisa membatumu, apa yang menjadi kegelisahanmu hingga melewatkan mimpi indahmu dikala malam menyapamu.

Embun kamu baik ya, aku ingin tanya apa keinginan terbesarmu.....?
>> Aku tak punya banyak mimpi, hanya saja aku mencoba melewati semua yang sudah menjadi jalanku itu baik aku suka ataupun tidak. Bukankah semuanya tak ada yang kekal abadi..., seperti halnya gundah yang kamu alami, bila kamu sabar dan memberinya sedikit waktu untuk bercengkrama dan menyapamu nanti juga bila sudah bosan dia akan pergi dengan sendirinya, sama halnya bahagia bila kamu merasakan dan menyatu dengannya dia akan memberi lebih berlipat-lipat bahagianya kepadamu namun saat masa bahagia itu telah usai bagaimana pun kamu meminta, memohon bahkan menyekapnya dalam ruangan yang sangat rapat hingga udara tak bisa masukpun bahagia akan tetap menemukan jalannya untuk keluar dari hidupmu.
Hanya tinggal kamunya sendiri, karena apa yang kamu mau kamu sendiri yang tau dan mau dibawa kemana juga itu tergantung keputusanmu. Dan ingat kamu tak boleh mengeluh, selalu yakini apa pun langkah yang kamu ambil dan yang terpenting dan tentunya sudah kamu pahami "jangan melihat segala sesuatu dari 1 lensa, coba bidik dari sudut pandang lain maka kamu akan mendapatkan keindahan dari hasil karyamu sendiri" 

Iya makasih, tapi yang belum aku paham mengapa kamuu rela datang padahal saat matahari datang kamu akan menguap dan menghilang.
>> Coba lihat dan perhatikan aku sekali lagi. Walau hidupku hanya sesaat namun aku sudah melukis banyak senyum dan memberikan kekuatan, ide dan semangat buat mereka yang bisa melihatku.

Apa maksud dari kata-katamu ini...., aku benar-benar tak mengerti.
>> Hmmmm.... Sayang, lihatlah aku sekali lagi. Aku tak pernah menyalahkan matahari karena sinarnya itu. Kamu pernah melihat matahari terbit...?! Begitu indah bukan.....
Nah di saat yang lain masih terjaga dalam mimpi di tidur nyenyaknya, aku lah yang pertama menyaksikan tiap tahap matahari menyapa untuk memulai hari yang baru, mengapa demikian anggap saja akulah yang menyadari dan rela setia menanti keindahan sang penguasa siang ini. AKu tak menyesal dengan hidupku yang singkat, karena walau sesaat banyak orang-orang di luar sana yang masih bisa menghargai aku dengan karya. Karya indah dari goresan cat warna warni, kilatan cahaya dalam frame dan banyak juga goresan tinta maupun kata yang mengekspresikan keindahanku.

Aku mengerti sekarang. makasih embun.



Embun ada untuk memberikan setitik kesegaran
sebelum dahaga datang di saat terik membekar.


Persimpangan Jalan

Entah harus mematikan atau memupuk asa yang ada di depan mata
Yang pasti saat ini aku bagai di persimpangan
Terlalu samar jalan yang ada di depan
Dan sebuah pilihan yang sulit
Jalan yang membawa kepada arah yang berbeda
Jalan yang menunjukkan tempat yang tak sama
Kebimbangan semakin menyamarkan langkah
Kabut yang datang semakin mempersulit apa yang ada di depan
Entah mana dan bagaimana semuanya ini
Ataukah aku harus memilih atau hanya berdiri mematung dalam bimbang



28/12/13

Mendung Akan Berlalu

Malam serasa bungkam.
Terkadang membuka masa yang kelam
Terkadang menutup luka terdalam
Setiap pagi, inginku berlari menyongsong indah pelangi
Namun serasa kakiku belum jua mampu berdiri

Tegak menantang mentari
Dan senja, membuatku terhanyut dalam cerita
Tentang tawa yang telah pergi entah kemana
Tentang senyum yang terpasung dalam duka
Tentang luka yang kian menganga

Langit masih saja kelabu
Meski kemaren senja sempat datang bertabur bianglala
Namun itu hanya sementara
Kini, semua pergi meninggalkanku sendiri
Aku, aku yang terpaksa harus pura-pura

Hari ini, mendung kembali menggantung di atas atapku
Gerimis mulai mendatangkan beku
Semua sayu dan membisu
Tanpa pernah ku tahu makna dari itu
Namun aku percaya esok atau lusa
Langit akan menyambutku dengan riang gembira
Dengan senyum, canda dan tawa


- Nawang -


Sepatu oh Sepatu

Saat lihat-lihat foto menemukan pic sepatu yang penuh cerita ini di salah satu folder, dan tiba-tiba kisah tentang sepatu ini pun sedikit membuat keki dan banyak menyebalkannya, huuuuuft... kagak lagi-lagi deh coba-coba yang berujung keapesan.

Awal kisah aku sama adeku yang cewek pergi ke pasar Johar, ini salah satu pasar yang ada di kotaku dan juga menjadi pusat perdagangan di kota atlas ini (sepertinya begitu kalau tidak salah  baca dan menafsirkan). Waktu masih kecil suka di ajak nenek ke pasar ini namun beranjak dewasa sudah malas berkeliaran di pasar ini, bukan karena banyak mall yang berdiri ya ini hanya karena sekarang tempatnya yang seakan menjadi kumuh dan sering banjir entah karena hujan ataupun air rob yang memang kebetulan letaknya dekat dengan pelabuhan yang sudah menjadi langganan banjir.

Kembali ke permasalahan semula. Kita berdua ke sana bukan untuk belanja hanya ingin mencari rak sepatu gantung yang terbuat dari pelastik. Sudah sampai di Pasar gak ada salahnya donk sekalian berkeliling sekedar melihat-lihat. Menjelajah isi pasar initinya seh seperti itu, dari toko baju, tas, sepatu yang pastinya jumlahnya tidak sedikit ya..., tapi tenang saja tidak semua toko mendapat kesempatan untuk berjumpa dengan kami hanya toko-toko yang lumayan besar dan barang-barangnya terlihat bagus dan banyak saja yang kita datangi. Keluar masuk dari toko ke toko tanpa membawa bungkusan sampai kaki pegel, dan saat bertandang ke toko sepatu yang lumayan rame dan koleksinya juga bisa dibilang banyak kami pun ikut melihat dan mencoba-coba satu dua sepatu yang memikat mata.

Dari hasil coba-coba dan memang dasar perempuan yang selalu lapar mata bila bepergian inilah akhirnya kepincut juga dengan 1 sepatu flat, ya lumayan lah untuk model dan juga bisa digunakan buat kerja selama tidak menyalahi aturan. Namun sekali-kali jangan ditanya alasan lain ya, cukup pegang saja buat ganti-ganti titik karna kalau masalah yang lain yaaa tau sendirilah harga barang di pasar. Masa dengan harga segitu minta yang aneh-aneh, ingat ada harga ada rupa walaupun jika bisa memilih juga bisa mendapatkan barang yang bagus tak kalah dengan di toko-toko pusat perbelanjaan. 

Saat si embak penjaga lagi mencarikan nomor sepatuku aku masih celingak celinguk melihat-lihat dan akhirnya pandangan mata tertuju ke rak sepatu dengan hak yang tinggi-tinggi. Sambil melihat dan membayangkan bagaimana cara pakainya, apa enggak takut jatuh bila jalan. Dari sekedar memegang-megang, melihat dan lama-lama mencobanya, huuuft..., sukses juga memakainya lalu saatnya mencoba berjalan dan bergaya di depan cermin. Praaak....belum sempat melangkah kakiku sudah tergelincir untung cepat di bantu adeku jadi tidak sampai tersungkur ke lantai, aduuuuh..., untung kaki kagak ikut keseleo. Awalnya aku kira tak ada apa-apa semuanya aman dengan gesit dan tanpa menunggu lama si embak yang tau kejadian itu langsung mendekati dan alamaaak sepatunya rusak pinggirannya sedikit terkelupas. Hiks hiks hiks.....

Yang punya toko seneng deh seperti mendapat durian runtuh, seperti di toko-toko lain yang selalu memajang tulisan "barang rusak ganti". Dan secara tidak langsung itu menandakan aku di suruh membayar sesuai harga sepatu, nah lho sama saja dengan beli sepatu kapal ini kan. Dengan muka manyun karena protres pun kagak bakalan di gubris ini sudah harga mati. Padahal uang di dompet juga tinggal selembar itu juga buat hidup selama seminggu eh malah dirampok ama barang yang tidak penting ini. Ya sudah mau tidak mau di bayarlah sepatu yang rusak itu, sebelum membungkusnya si pemilik sempet membenarkan sepatunya dengan mengoleskan lem nah kan tambah sebel saja kan kalau cuma lem kaya gitu di rumah juga ada. Mungkin untuk membesarkan hatiku yang masih gondok si pemiliknya berkata "sepatunya sudah di lem dan gak apa-apa di gunakan kuat kok, ini sepatu bermerk", padahal cuma di lem kirain perbaikinya dengan memaku, di sol atau di apain gtu, kalau cuma ngelem saja aku juga bisa bu. Ya udah terpaksa beli barang yang tidak di butuhkan dengan tanpa penawaran pula. Lagian kalau sepatu bermerk ga mungkin harganya segitu pasti bisa 2x lipat, tapi kalau KW ya ga tau juga. 

Sepatunya hingga detik ini juga masih terbungkus rapi di kotaknya tanpa pernah tersentuh sedikitpun. Sepatu setinggi itu mau buat apa coba, buat pergi malah bikin kaki capek. Iya kalau sepatu bermerk bisa di jamin kenyamanan saat di pakai kalau yang ini....., bayangin sendiri aja deh. Ya sudahlah memang ini memang cerita lampau, ambil pelajaran saja dari ini semua, agar tidak ceroboh dan asal-asalan.


Kadang untuk mendapatkan sebuah pengalaman kita harus membayar mahal.


Mungkin Kamu tak Sadar...




Dia Adalah Langitku

Dia adalah langitku....
Dia bukan bintangku, karena dia selalu ada di hatiku setiap saat dan tidak peduli jika siang datang untukku.
Dia juga bukan bulanku, Bukan...
Karena dia selalu menjadi dia..., tidak berubah dalam waktu apa pun
Dan tidak meninggalkanku ketika terbit fajar....
Dia bukan matahariku, karena dia selalu hadir dalam mimpi-mimpi malamku.

Dia langitku....
Karena dia selalu biru meskipun terkadang keadaan membuatnya menjadi abu-abu
Atau malam membuatnya menjadi hitam
Dia akan kembali membiru dan memberikan pelangi yang indah

Dia memang langitku....
Kemana pun aku pergi selalu memayungiku
Ah, aku memang yunya penjaga hati yang tulus

Dia selalu menjadi langitku....
Memberi kesejukan lewat hujan,
Bahkan memberi isyarat andromeda agar aku berhati-hati dalam hidup

Dia dan aku adalah langit cinta kami...
ketika kurindu dia, kutatap langit
Dan aku menemukan dia disana....
Memberikan kedamaian
Meskipun jarak membentang
Antara matamu dan mataku

Dia dan aku adalah langit abadi....
Yang mungkin hanya akan mati ketika matahari tidak setia lagi kepada timur dan barat.


- Aprilia Yahya -

Aku Bukan Robot

Ketika aku bilang gi "stress" dan sedikit berkeluh kesah, cacat ya cuman sedikiiiiit  banget lho itu juga pas emosi doank kalau asal nyeplos itu sudah lain cerita karna sudah bawaan orok. Untuk sebagian orang yang kenal dan mendengar ocehanku pertama kali akan bilang "oooh..., bisa stress juga to. Aku pikir kamu tu wanita kuat yang gak takut apa pun dan enjoi dengan segalanya tapi ternyata kamu juga memiliki sisi sensitif ya".
Tak jarang ada juga yang bilang diantara curhatannya " mba enak ya jadi dikau sepertinya tidak punya masalah, enggak seperti aku yang selalu saja merepotkanmu dengan masalah-masalahku...(krik krik kriiik...sapa ya kalau yang satu ini)"
Ada versi lain mengatakan "waaah kamu ternyata cengeng juga ya, cuma gitu saja sudah nangis. Aku kira kamu tangguh, kebal, empunya cuek, bringasan dan tidak punya hati.
Haseeeen ya, opini yang terakhir ini ni yang ingin melayangkan bom ke arahnya biar seluruh badannya gosong dengan pakaian compang-camping (korban film kartun *hanya bisa membatin takut kualat)
Gila aja kalau sudah tidak punya hati dia tu yang udah mati rasa (berharap orangnya kagak baca). Walaupun aku ceroboh dan tak jarang juga egois tapi masalah perasaan jangan di tanya deh bisa engap-engapan bila sudah melonya kumat, apalagi kalau stress nya datang di jamin kagak ada yang berani mendekat apalagi yang ngajak ngobrol itu karena apa......???!!^&%%$ temukan sendiri jawabannya okee...... ~.^ hahahahha.....


27/12/13

Satu Pelukan Untukmu

16.41
Mas : "Bingung besok lembur lagi"
Aku : "Lembur jam berapa mas"
Mas : "Dari pagi lagi. Mana kerjaan kantor ada nambah"
Aku : "Dinikmati aja mas"
Mas : "Hehheheh..... makanya neh dinikmati"
Aku : "Kerjakan sebisanya. Nah gitu donk"
Mas : "Lamunin cewek manis daripada lamunin kerjaan hehehhe....."
Aku : "Yang penting mas jaga kesehatan dan jangan sampe telat-telat maem aja. Kerjakan semuanya dengan hati"
Mas : "Dengan hati yang paling dalam hehehehe...."
         "Ngelamunnya juga dengan hati yang paling dalam kkkkkk"
Aku : "Cieeeee, Ihiiiiir...."

16.47
Mas : "Tapi mau nanya harus jawab jujur ya"
Aku : "Apa"
Mas : "Yang waktu itu mas pernah nanya yang ada di blog"
Aku : "Yang mana...."
Mas : "Yang isinya dalam banget ada 1 bulan dan tanggal yang sama isinya buat 1 orang tuh"
Aku : "Bulan apa...."
Mas : "Bulan juli tahun 2012 dan 2013 ada yang dituju isinya tentang seseorang"
Aku : "Tar mas klo udah di rumah aku buka dulu"
Mas : "Katanya hapal semua..... Mank dikantor gak bisa ya"
Aku : "Internet lemot mau main game fb aaja susah buka, ya hapal tapi kan yang mananya kagak hapal donk
Internet putus-putus"
Mas : "Coba buka sulu blognya"
Aku : "Tar malam ingetin lagi ya. Inget semua isinya, tanggal berapa mas"
Mas : "Tanggal 16 juli 2012 dan 18 juli 2013 isinya buat seseorang"
Aku : "Tar liat dulu isinya"

17.42
Aku : "Hadaaaah susah bener ya buat senyum aja apa perlu ni di gelitiki sampe ngompol biar bisa senyum"
Mas : "Gak yooo gampang kok"
Aku : "Manaaa..... Dari tadi manyun terus gitu"
         "Boro-boro senyum ngomong aja enggak, cuma dieeeem aja daritadi"
Mas : "Gak yo dari tadi ngomong kok Hehehhe...."
Aku : "Manaaa dari tadi bengong gtu kok yo"
Mas : "Kan melamunin kamu"
Aku : "Masa ya ngelamun terus"

Sampai juga di rumah
19.08
Mas : "Sudah buka lepi (leptop)"
Aku : "Kenapa tambah loyo gitu mas. Belum"
Mas : "Yeee kan pertanyaan belum dijawab. Katanya ntar di rumah. Gimana seeh"
         "Apanya Tar ni baru barusaha buka"
Aku : "Iya"

19.38
Aku : "Tanggal berapa mas"
Mas : "Tanggal 16 juli 2012 dan 18 juli 2013 isinya buat seseorang"
Aku : "16 juli '12 kagak ada"
Mas : "Ada...."
Aku : "Kok ga ada semua ya"
Mas : "2011 Curahan hati"
Aku : "2011 tanggal apa"
Mas : "Tgl 16juli 2011 di curahan hati Sama 18 juli 2012"
Aku : "Tgl 16 juli '11 cerita inspirasi"
Mas : "Bentar"
Aku : "Emang ada apa mas sama tulisannya...."

20.13
Mas : "Blognya apa Neh mas buka make hp"
Aku : "Krisanputihku.blogspot.com Pertanyaan mas apa"
Mas : "tgl 18 juli 2012 dan 16 juli 2013 isinya buat seseorang. Isinya dalam banget"
Aku : "Pertanyaan mas apa"
Mas : "Kata-katanya di dalam setiap bulan itu dalam banget"
Aku : "Lalu"
Mas : "Seperti untuk seseorang Mank siapa"
Aku : "Ok, ini jujur-jujuran saja ya. Ngobrol serius"
Mas : "Iya kan bilang jujur Soaalna dalam daaan tentang seseorang"
AKu : "Pasti dari tgl mas bisa tau buat siapa coretan itu"
Mas : "Di tanya malah balik tanya"
Aku : "Mas pastinya bisa nebak donk"
Mas : "Gak bisa"
Aku : "Yakin...."
Mas : "Iya,  Kan kamunya yang nulis"
Aku : "Buat mas"

20.29
Mas : "Terus"
Aku : "Terus apa"
Mas : "Napa buat mas harus ceritain jujur Dah janjikan...."

20.44
"Aku ga tau mengapanya yang pasti saat mas tiba-tiba ngilang waktu itu kejadian-kejadian banyak yang belum selesai dan bagai kehilangan pegangan yang biasanya mas selalu dengerin semua cerita, nasehatin tapi tiba-tiba entah kemana juga ga ada kabar. 
Awalnya aku kira mas pergi kaya biasanya hanya sementara tapi lamaa banget ternyata kagak muncul-muncul juga sedangkan selama ini yang benar-benar mengerti aku cuma mas. aku bisa cerita terbuka semuanya juga dengan mas ya mungkin tanpa di sadari aku sudah tergantung sama mas.
Mau ƍα mau aku jalani semuanya sendiri, belajar menerima bahwa ƍα semua yang aku inginkan bisa aku dapat tapi memang bener-benar susah. aku bingung mau cerita sama siapa sedangkan teman juga banyak yang mengecewakan tapi ada beberapa orang yang memberikan nasehat bijak dan saat masuk ke grup BB banyak juga yang curhat-curhat. dari sana aku mulai sedikit paham walau belum sepenuhnya menerima, mencoba memberikan waktu untuk mendengarkan walau aku sendiri lagi down.
Mencoba berdamai dengan keadaan dan menerima semuanya aku bisa walau kadang-kadang masih ingat dan ingin cerita buanyak sama mas. Akhirnya critaku dan curhatan dari teman-teman menjadi 1 dan dari sana aku mulai curhat lewat tulisan.
Tapi beberapa hari sebelum mas sms aku pernah mimpi sosok bayangan hitam entah itu siapa dan hari berikutnya tiba-tiba mimpiin mas lalu beberapa hari setelahnya mas sms hingga sekarang. Maap mas bila sudah lancang.

****

Melihat tulisan yang barusan aku ketik rasanya membuat hati ini dag dig dug dan benar-benar membuat jantung bekerja lebih cepat. Namun lama melihat jawabanku dari jam 20.44 tidak terkirim-kirim hanya diberi tanda centang saja. Ada rasa kecewa namun aku indahkan mencoba berpikir "dia lagi kerja dan mungkin saja batre hp nya lowbat dan hp nya mati, aku tunggu saja mungkin juga Ĵαrinƍαn lagi sibuk". Lama menunggu bolak-balik melihat hp sambil browsing namun masih tetap sama belum terkirim hanya tanda centang, "mungkin batrenya habis dan belum pulang tar juga klo sudah nyala pastinya kekirim" aku masih saja berusaha menenangkan diri. Dan akhirnyapun aku tertidur karena kemaren aku chatting sama dia hingga pagi, tapi seakan tidurpun tidak merasakan enak bolak-balik kebangun lihat hp keadaan masih juga sama, begitu lagi... Lagi... Dan lagi. Hingga pukul 01.45 aku benar-benar tersadar dan memandangi layar hp lekat-lekat "apa yang salah ya sedangkan teman-teman yang lain berganti status dan pic masih terlihat tapi mengapa tulisanku belum juga terkirim...?! Apa mas marah denganku...", di satu sisi ada banyak kemungkinan yang terpikirkan namun di sisi lain masih mencoba memberikan pemikiran yang realistis.

Tanpa di sadari ada setitik mutiara yang terjatuh, ya Tuhan ada apa ini...??! Aku hanya ingin dia melihat penjelasanku itu saja yang terlintas dalam pikiranku, entah nanti dia mau marah itu terserah. Aku benar-benar tidak tega melihatnya saat ini banyak kesedihan dan kebimbangan yang aku rasa dalam tidur pun terasa kesedihanya itu, dan untuk merasakannya saja aku tak sanggup. Dari awal kenal hingga detik ini baru kali ini aku merasakan kesedihan yang teramat sangat hingga untuk melihat senyumannya saja seakan seperti sebuah mujizat besar, dan keadaannya yang saat ini juga membuat luka padaku karena aku dapat merasakan benar-benar merasakannya.

Saat ini ketika membuat coretan ini aku dapat merasakan dia kesedihan itu masih tetap ada, kalut... Entah apa yang terjadi namun biarkan dia tetap tersenyum dalam tenangnya seperti biasanya karena kegelisahan tidak cocok untuknya. Aduh sebel mengapa juga saat ini terjadi hujan lokal yang seakan tak bisa di hentikan hingga membuat benteng pertahanan jebol hiks hiks hiks...... Kamu terlalu melow dan sensi ell.

Semoga bersama datangnya matahari di pagi hari ini juga memberikan perubahan suasana hatinya yang mendung menjadi ceria kembali. Big hug


22/12/13

ibu

Ada banyak harapan yang menari-mari dalam pikiranku
Ada segudang impian mewujudkan keinginan ibu
Entah bagaimana pun akan aku coba
Walau tak banyak yang ia ucapkan tentang mimpi-mimpinnya
Tak ada satu permintaan yang terlontar darinya
Hanya harapan-harapan untuk kebahagiaan buah hatinya
Ibu..., sampai kapanpun akanku coba membuat senyum keteduhanmu
Walau sedikit yang bisa aku lakukan
Namun aku akan berusaha dan terus berusaha.

21/12/13

Si "Abu" Teman Sejati


Kenalin ini abu, si kuda besi pertamaku. Kayak yang punya banyak saja padahal juga punyanya sebiji doank. siapa tau tahun besok bisa beli baru lagi, aamiin..... Ini juga yang pilihin bapak, karna aku riques satria kagak di acc alasannya boros padahal bapak takut tu kalo anak kesayangannya ini jadi lebih ugal-ugalan. Kalau di tanya keistimewaannya aku bakal jawab buanyak yang special dari abu. Ketika aku suntuk atau stress bahkan otak gak singkron dia yang setia menemaniku muter-muter kota ampe puas tanpa komplen ya iyalah dia mana bisa protes ama orang galak kayak kamu, hahahahha.....stttttt, diam jangan buka rahasia di sini tapi galak-galak juga tetep ngangeni kan, kaya yang baca sekarang di jamin juga kangen, tu buktinya yang gi baca melototin monitor sambil senyum-senyum ga jelas, hahahhaaa.....PD abisss deh. Tapi gak papa daripada melinder mending PD asal jangan sampai over. Balik lagi ya, abu ini seakan sudah menyatu denganku bisa dibilang abu pacar setiaku deh. Seakan sudah menyatu punya jiwa yang siap ngelindungi aku, seperti pahlawan-pahlawan di tv gitu. Kadang saat otak lagi jalan-jalan ke awan abu yang pegang kendali, ketika tiba-tiba ada mobil/motor/sepeda/becak atau apalah yang ada di depan ngerem mendadak tanpa di komando abu seakan memberi sinyal jari-jari lentikku (halah.....) untuk menampar rem sekeras-kerasnya bahasanya alay dikit gapapa yaa, yang penting orang yang lagi corat-coret bukan pengikut alay, beneran deh enggak boonk kalau boonk tar hidungnya panjang kaya pinokio atut tar kalo kepanjangan malah dibuat jemuran maknyak payah mengingat sekarang musim hujan banyak cucian kagak kering.

Abu ini juga yang selalu menemani petualanganku selama penjelajahan kota. Jadi sudah ngerasain jalan rusak, nyasar, jalan mendaki, tikungan tajam, bahkan jalan yang samping kanan kiri jurang juga pernah, bahkan abu menikmati setiap penjelajahan tu pokoknya hidup abu deh. Abu juga enggak pernah rewel hanya saja mungkin sejak balik ke kota tercinta abu kurang sedikit terawat. Jangan bilang yang punya malas ya, awas tak aku getok pake mouse tar masalahnya di kota segede ini ternyata banyak dealer tapi tidak ada dealer besar takutnya nanti abu malah jadi kagak karuan. Masalahnya bapak sering ngeluh kalau benerin motor ke dealer motor jadi kotor oli-oli dan body jadi lecet gara-gara bongkar pada asal-asalan. Kemaren  sehabis lebaran abu kena di stang berhubung montir massih pada libur makanya di bongkar di rumah kalau masalah alat jangan kawatir komplit dah. Sekarang sudah enak walaupun masih belum sempurna dan berhubung yang punya belum punya anggaran buat ganti onderdil makanya baik-baikin abu biar enggak rewel dan abu ternyata bisa di ajak damai tu, sementara aman....

Lagian yang punya juga baik hati lho sama abu, secara bila motor lain di beri minum BBM subsidi abu dikasih minum pertamax plus 95, hebat ga tu sama kan kelasnya kaya sedan super mewah, hehehehee.... Bila di pikir-pikir sebenarnya sama juga seperti premium hanya selisih dikit karena pertamax lebih irit dan di mesin juga lebih bagus dengan suara lebih halus dan antara pertamax dengan pertamax plus hanya selisih dikit harganya selain itu yang paling penting ramah lingkungan, sudah seperti di iklan-iklan belum ya...

Sudah aah segini aja cerita tentang abu tar malah ngelantur kemana-mana sampe lebaran monyet kagak kelar bacanya yang pasti abu teman petualang sejati dan mengerti keadaan yang punya. Walau yang punya kadang nelantarin dengan kagak dimandiin atau ngelap kalo pas keluar malasnya tapi abu kagak protes. (L)


18/12/13

Kotak Kaca

Aku tahu kamu suka dia
Dari gelagat dan tutur katamu yang terlalu mencolok dan sangat perhatian
Namun kau lebih memilih menyimpan segala rasa itu untuk dirimu sendiri.
Menyimpan dalam kotak kaca dan berharap tak satu orangpun menyadari perasaan yang mulai bertunas
Itu karena engkau takut semuanya berubah
Karena kau tak yakin dia memiliki perasaan yang sama sepertimu.
Kau sudah cukup puas bila bisa dekat dia
Kau sudah cukup puas melihat senyumannya.
Dan  kau tahu antara kalian lebih indah dalam satu hubungan persahabatan
Kau tak ingin memulai karena sudah tahu jawaban pastinya.

= ****=

Kadang kita harus lebih memilih membunuh keinginan yang ada karena menganggap itu tidak mungkin dan memiki peluang 0,01% dari 1 juta % keyakinan yang seharusnya ada.

Tak semua yang kita inginkan bisa kita wujudkan ataupun di dapat. Bukannya tak mau berusaha atau memperjuangkan untuk mendapatkan, ini hanya karena kontrol diri kita seakan memiliki radar yang memberitakan bahwa apa yang kali ini kita inginkan bagai bintang dalam sebuah angan mesti di bunuh. Karena bila pun hal itu kita lakukan atau kita berusaha untuk mewujudkan hal tersebut itu sama saja seperti mengintal benang basah, kalaupun akan tergulung namun benang itu tak dapat digunakan karena benang mudah putus. Itu sama saja membuang-buang energi iya kan...?!

Tak jarang kita mesti melihat situasi dan kondisi sebelum bertindak. Jangan hanya ingin mendapatkan atau mencapai sesuatu hal kita berbuat bodoh yang nantinya hanya akan memberikan penilaian negatif dan mengubah apa yang semestinya menjadi apa yang tak seharusnya. (L)


Rasanya Pengen Nonjok Orang

Tuh kan bener, cerita juga percuma gak ada faedahnya, 
hanya nambah gondok saja deh sepertinya.
Tidak ada tanggapan apalagi solusi hanya dapat kacang rebus doank alias NOL besarrrrrrr.......

Tau gini mending tadi curhat saja sama tembok kamar deh, 
bisa ngomong sampe berbusa dan bisa nonjok-nonjok sampai rompal bila sebel.

Ini udah gak dapat tanggapan malah di ceng-cengi. Huuuft....., doble sebel kalo gini

16/12/13

Kenali Perkataanmu

Arief : "Raih lah mimpi mu ,, jangan halangi mimpi mu dengan kabut tebaL ...karena jalan yang kamu impikan ada di depan mu ..."
Ell    : "Wooow super banget"
Arief : "Jangan pernah membatasi hati dan keninginan kerna bisa jadi kabut .."
Ell     : "Tapi bila menuruti semua keinginan bukannya malah diperbudak ego ya"
Arief : "Tapi ada batasanya !!!"
Ell     : "Susah bila sudah terbiasa
Arief : "Makanya jangan di biasakan ..."
          "Ambil jalan lain bila bilum bisa .."
Ell     : "Wah ga konsisten donk namanya"
          "Tadi bilangnya suruh menuruti semua keinginan"
Arief : "Kan ada batasanya !!!!"
Ell     : "Batasnya dimana....?!"
Arief : "Maknya Cari lah pedoman hidup yang bisa menuntunmu siapa sebenrnya kamu ..."
          "Tapi bukan dengan filsafat-firasat manusia ..."
Ell     : "Waaaah ngasih kata-kata tapi gak bisa jabarin ni"
Arief : "Itu hanya sebuah kata-kata ,,, kesempurnaan hanyalah milik alloh swt ... !!!"
          "Selebihnya aku gak bisa bekata-kata ..."

Perbincangan ini terjadi hari minggu kemaren, entah apa maksud yang di sampaikan dari kata-kata yang ingin Arief sampaikan namun aku sama sekali gak paham dengan ucapannya (anggap aja gi loalaaa). Apalagi ketika di baris-baris terakhir yang mengatakan kesempurnaan hanya milik Allah SWT lebih-lebih ga paham apa hubungannya coba....??????!!

Kata bukan hanya hiasan namun alangkah baiknya kata yang di ucapkan dipahami apa yang dimaksud atau tujuan dari omongannya, jangan hanya bisa bersuara indah tapi enggak ngerti masksudnya sama sekali. Walaupun tidak bisa menjabarkan dengan benar namun sedikit banyak bisa memberi gambaran kepada orang yang diajak bicara tersebut apa maksud dari ucapannnya itu.



15/12/13

Tetaplah Semangat untuk Dirimu Sendiri

Sebuah sapaan di malam hari menjelang tidur kadang dia lakukan untuk sekedar ngobrol dan menanyakan kabar, walau hanya lewat percakapan namun akan memberikan arti bagi si empunya cerita karena tak jarang lewat obrolan kosong inilah secara tak langsung bisa memunculkan ide bahkan perkataan kita juga bisa menjadi jamu buat yang lain

Sn : "Sehat ell....?"
Ell       : "Alhamdulillah baik"
            "Kamu bagaimana "
Sn : "Allahamdullilah baik juga Ell....."
Ell       : "Gi apa ni
Sn : "Lagi  BBM-an sambl dengerin lagu-lagu lama... :) "
            "Kamu lagi apa ell...??"
Ell       : "Ni lagi otak-atik blog sambil dengerin lagu"
Sn : "Owhh....."
            "Pengunjung blog nya semakin banyak yaa...."
Ell       : "Gak tau, jarang liat"
Sn : "Kamu jarang nengok....??"
             "Masa sih..???"
            "Artikel nya ko terus namabah....."
            ".......???"
Ell       : "Biasanya langsung posting gak liat berapa jumlah pengunjungnya"
            "Sekarang lagi ajar blog yang lebih simple ni"
Sn : "Waduhhh........ :O "
             "Kenapa "
             "Kirain benar-benar di kerjain sepenuh hati krisanputihku nya......"
Ell      : "Ya tetap cuma sekarang lagi gak ada ide buat ngembangin kata, yang ada di pikiran cuma penggalan kata makanya coba blog yang lain daripada cuma di post di twitter mending masuk blog biar lebih abadi"
Sandy : "Mmmm.........."
            "Kamu memang susah di baca yaa......"
Ell       : "Susah dibaca bagaimana to..... "
Sn : "Aku kira artikel-artikel yang di posting di "krisanputihku" itu nyata kamu alamin..."
Ell       : "Banyak juga yang keluar dari yang aku rasain"
          "Tapikan tetap butuh pengolahan kata biar pas dan yang baca juga mudah memahami, tau maksudnya. Kalau cuma asal nulis apa guna buat blog"
Sn : "Owhhh......."
            "Ya iyaa sudah pasti itu mah....."
Ell       : "Kadang kan walau punya gambaran tapi susah mencari kata atau susah menerjemahinnya"
Sn : "Iya...... Btooll....."
            "Setuju......"
            "Sepakat......"
Ell       : "Kenapa kamu gak buat blog juga"
Sn : "Berarti kamu baru belajar "ilmunya", belum "Rasa nya" yaa... "
Sn : "Laptop sama koneksinya sudah ga ada ell.... :)
Ell       : "Maksudnya....??"
            "Trus kamu kerja pake apa kalau ga ada lepi"
Sn : "Kerja di HP ..... Ngandelin teman-teman yang masih Setia....."
Ell       : "Maksudnya »Ngandelin teman-teman yang masih Setia..... Apa ya ?"
Sn : "Ya..... Teman-teman yang masih ingat sama aku, ketika posisi seperti ini......"
             "Hikmah dari sakit untuk pergaulan, ternyata ga ada yang namanya sahabat,,,,"
Ell       : "Baru tau ya "
Sn : "Sahabat itu temannya uang....."
            "Iya, sempat sakit hati pula ....."
Ell       : "Teman itu hanya segelintir yang benar-benar tulus dan itu juga terkadang mereka ada ego juga buat diri mereka sendiri"
            "Kan dari awal aku sudah bilang sama kamu"
Sn : "Iya persis seprti itu ell....."
Ell       : "Tapi kamunya saja yang takut kehilangan teman dan dunia pergaulan kamu"
             "Ya wajar lah namanya juga manusia"
             "Kita sendiri saja sering terkalahkan oleh ego kan ketimbang nalar ataupun hati nurani"
Sn : "Malah sampai ada yang memanfaatkan keadaan aku.... Padahal semasa sembuh dan keadaan baik teman itu aku perhatikan sekali....."
             "Iya ......"
Ell       : "Namanya belajar ya begini mesti jatuh dulu baru tau salahnya dimana. Jadi lebih mudah benerinnya dibanding kagak paham-paham walau sudah jatuh berkali-kali"
             "Coba lihat dari sisi lain saja jangan cuma dari 1 sisi :) "
Sn : "Apa masih pantes pria segede aku masih belajar...??"
Ell       : "Belajar itu gak akan ada habisnya"
         "Selama napas masih berhembus kita akan selalu belajar entah tentang hal kecil, dari orang lain, bahkan dari diri kita sendiri
Sn : "Mmmmmm.........."
            "Kapan hikmah nya harus di nikmatin dong...?"
            "Kalo terus belajar....."
Ell       : "Tanpa kamu sadari sudah kamu nikmati kok "
Sn : "Apa ga ada hasil dari pengalaman yang dulu....??!"
Ell       : "Hasil ada tapi lihat saja diri kita sendiri selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu apakah iya akan memiliki pemikiran yang sama"
          "Yang sudah kita lewati memberi banyak pengalaman dan pembelajaran tapi hari kemaren sama hari esok sudah beda"
           "Yang kamu lakukan hari ini ya jadi pondasi buat esok yang sudah lalu jadi tiang-tiang penyangga"
Sn : "Tapi belum terasa ell......"
            "Rasanya... Hanya bangkrut dan perjuangan saja yang terasa... Tanpa ada hasil....."
            "Kemarin jatuh sekarang pun jatuh.... Besok berjuang, kemarin pun berjuang........."
Sn : "Apa hasilnya.......???!!!!!!"
Ell       : "Karena kamu belum bisa bersyukur"
Sn : "Iya munkin yaa......"
Ell       : "Mungkin kamu akan bilang "ngomong gampang tapi yang jalani ini yang susah"
           "Aku pernah di ceritain marketing dari dia seneng sampai susah dan senang lagi. Dulu dia kontraktor yang berhasil sampe punya rumah, mobil 2 yang bagus-bagus, makan juga selalu di restoran mahal pergaulan juga dari kalangan menengah ke atas. Suatu saat pas mengerjakan tender dia rugi, pekerjaannya yang harusnya sudah beres karena ujan jadi molor makanya dia harus gantirugi. Semua yang dia punya di jual, sampai-sampai istrinya di ungsiin ke rumah mertuanya gara-gara kasihan sering di datangi penagih-penagih hutang terus. Dia benar-benar jatuh dan berhenti dari kerjaannya. Yang tadinya dia jadi nasabah di kantorku sekarang berganti menjadi marketing. Selama belum mendapat nasabah dia hidup dengan menjual saham-saham yang dia punya"
Ell    : "Dia mencoba menikmati semuanya walaupun dia ke kantor kadang hanya bawa uang 3rb saja ataupun tak membawa uang sepeserpun. Tak jarang juga dia menahan lapar karena tidak punya uang untuk sekedar membeli makan untuk menghilangkan lapar dia cuma minum air putih yang banyak. Hingga pernah juga pulang dari kantor jalan kaki padahal hari sudah malam dan rumah dia jauh banget, katanya hingga sampe rumah serasa ingin pingsan dan baju juga sudah basah kuyup oleh keringat"
Sn    : "Trus....."
Ell       : "Tapi lama-lama dia nikmati juga keadaan yang seperti itu"
          "Mungkin karena dia lolos ujian makanya dia mendapat berkah yang sangat luar biasa"
Sn    : "Apa brkahnya..?"
Ell       : "Tiba-tiba dia dapat nasabah yang investasi gak cuma jutaan tapi sampe puluhan Milyar"
       "Selama 3 tahun dia belajar dan berusaha berdiri lagi dari keterpurukan, menghilankan rasa malu dengan lingkup pergaulannya. Dan teman-temannya pun satu persatu menjauh hanya segelintir orang yang masih setia suport dia"
Sn    : "Truss....."
Ell       : "Yang selalu aku ingat dari cerita dia "hidup itu pilihan.... dan pilihannya senang dan senang", walaupun gak enak karena pilihannya senang dan senang maka nikmati aja"
         "Dia juga cerita tentang sebuah keledai"
Sn    : "Ini kisah nyata...?"
Ell    : "Ada anak dan ayah bersama keledainya sedang pergi. Saat si anak menaiki keledai sedangkan ayahnya menuntun di samping, orang lain yang melihat berkata kok tega membiarkan ayahnya jalan sedangkan dia enak-enakan menunggangi keledai. Mendengar itu lalu gantian ayahnya yang naik sedangkan anaknya jalan di jalan ada lagi yang bilang wah ayahnya tega biarin anaknya jalan ayahnya enak-enakan nunggangi keledai ayah macam apa itu, karena bingung lalu mereka berdua naik keledai. Saat berpapasan dengan orang masih ada yang bilang apa gak kasihan sama keledainya masa keledai kecil dinaiki berdua. Mendengar itu  mereka berdua memutuskan berjalan sambil menuntun keledai tapi tetap saja  masih ada aja yang bilang punya kelesai tapi gak di tunggangi."
         "Dari cerita di atas dia bilang jadilah diri sendiri jangan ngikuti perkataan orang lain. Bila menurut kamu itu baik ya jalan aja, kalau menuruti omongan orang ya hasilnya seperti tadi gak pernah ada benernya.
Sn    : "Orang nya saja usill ihh......"
          "Orang di sekitarnya ibu-ibu rempong semua tuhh...."
Ell    : "Bukan orangnya usil memang orang kan seperti itu"
         "Sekarang kita lihat pada diri kita sendiri lah bukannya kita juga sepet itu. Kadang suka menghakimi, menyalahkan dan melihat hanya dari satu sisi jadi di mata kita itu salah"
Sn    : "Hehehe....... Iya juga sih....."
Ell    : "Saat terjatuh atau berada di bawah tapi masih bisa bersyukur itulah nikmat yang sesungguhnya"
Sn    : "Iya ya.... Mungkin aku kurang bersyukur Dan terlalu berobsesi..... Akibatnya jadi sakit hati Dan Ga Indah....."
         "Tapi pelajaran yang ga bakalan aku lupa dari semua ini *sahabat itu keluarganya duit*....."
Ell    : "Enggak semuanya begitu"
         "Ada kok yang tulus"
Sn    : "90% hampir begitu"
Ell    : "Aku gak bisa beri persentasenya tapi ada walau sedikit"
Sn    : "Ada 1 berbanding 1000"
         "Malah banding 1jt......"
Ell    : "Mungkin jika yang tulus itu banyak malah gak indah lagi x"
Sn    : "Mungkin.... Begitu ell"
Ell    : "Biasanya yang minoritas kan lebih sedikit buat penyeimbang"
Sn    : "Yang jelas aku pribadi mah, merasa sakit hati dengan pergaulan....."
Ell    : "Kaya film lah klo jagoannya banyak pasti ga seru, makanya dibuat jagoan cuma 1-2 orang sedangkan musuhnya banyak"
Sn    : "Itu dia.... Di sekitar kita ini banyak kaum "mayoritas". Artinya banyak Penjahat.."
Ell       : "Sampai detik ini kamu masih sakit hati sama mereka"
Sn    : "Iya...... Sangatt....."
         "Sangatt sakit hati....."
         "Bahkan mungkin akan dendam"
Ell       : "☺k˚ ˚☺k˚☺k˚ ˚☺k
         "Sekarang aku tanya kamu masuk dalam pergaulan itu atas dasar paksaan atau inisiatif kamu sendiri"
Sn    : "Ngalir begitu aja... Ga ada paksaan atau inisiatif..."
Ell    : "Nah berati kamu sendiri kan yang mau masuk ke dunia mereka, bahkan mencoba mengikuti kebiasaan mereka"
          "Lalu kenapa sekarang kamu menyalahkan mereka...bukankah kmu yang datang"
Sn    : "Nggaa..... Aku kenal teman-teman ga dengan inisiatif...."
          "Mngalir gitu aja......"
Ell       : "Apakah pernah kamu menolak atau berusaha menyingkir....?"
Sn    : "Kalau inisiatif mah aku pengennya bergaul dengan orang-orang hebat di Bandung..."
          "Ngga...."
Ell       : "Kamu menikmatinya kan"
Sn    : "Ya... Tanpa di sadari sih begitu....."
Ell       : "Lalu kenapa kamu menyalahkan pergaulan kalau kamu menikmati"
Sn    : "Kan menikmatinya pun tanpa di sadari....."
Ell       : "Itu berati seperti saat itu kamu bermimpi dan sekarang kamu terbangun, mimpi itu bubar"
Sn    : "apa Iya begitu....??!!"
Ell       : "Apa untungnya kamu memupuk dendam...."
         "malah menyakiti dirimu sendiri"
         "Kamu ingat ga sampai bela-belain beli motor buat masuk dunia mereka"
Sn    : "Iya juga sihh... Malah tambah nyeri kalo inget mereka....."
          "Iya ingat....."
Ell       : "Seingat aku mereka itu hanya orang-orang yang bisa bersenang-senang deh"
Sn    : "Sepakat....."
Ell       : "Selama sama mereka kerjaan kamu cuma senang-senang kan"
Sn    : "Bener sekali....."
          "Iya....."
Ell       : "Sampe kamu lebih mentingin mereka daripada keluarga"
Sn    : "Benerr....."
          "Aku sadarr itu.."
Ell       : "Ibaratnya apa pun yang kamu punya boleh mereka pakai imbalannya kamu bisa sama-sama seneng-seneng sama mereka"
          "Itu namanya pergaulan kaya benalu merugikan yang lain"
Sn    : "Iyaa ell..... Aku sadar masalah itu"
Ell       : "Kalau sadar kenapa kamu ingat-ingat"
         "Ambil saja sisi positifnya, jadi kamu nantinya bisa lebih selektif dalam memilih teman"
Sn    : "Iya bener.... Imbasnya begituu ell.. Aku bakalan semakin selektif....."
Ell       : "Aku 100% yakin dari mereka kamu ga bisa menyerap ilmu yang bermanfaat"
Sn    : "Iya...... Cuma nongkrong Dan becanda-bercanda saja yang aku dapet....."
Ell       : "Nah pilihannya sekarang apa kamu mau berkutat dengan dendam kamu apa memilih utuk bangkit"
Sn    : "Pengennya sih bangkit....."
         "Tapi ga bisa di pungkiri, rasaa ngenes perkara pergaulan yang lalu pasti suka muncul....."
Ell       : "Bisa ilang kok"
             "Coba deh kamu belajar meditasi"
Sn : "gimana belajarnya...?"
            "Ga ngerti mengenai meditasi aku ....."
Ell       : "Kamu merem dan konsentrasi"
             "Coba fokus"
             "Tapi usahakan ruangan sepi biar mudah meditasinya"
Sn : "Owhh....."
            "Malam...??"
Ell       : "Kapanpun bisa asal sepi ga ada yang ganggu dan kamu bisa konsen"
            "Dari sana kamu bisa belajar sabar dan ngendaliin dirisendiri"
Sn : "Cuma begitu aja ..??"
Ell       : "Iya"
            "Awalnya akan susah konsentrasi"
            "Nanti yang kamu lihat hanya gelap"
Sn : "Owhhh..... Besok Insya Allah akucoba.."
Ell       : "Tapi lama-lama akan ada 1 titik cahaya kecil"
Sn : "Aku harus fokus sama apa..?"
            "Sama kamu....??"
Ell      : "Coba juga melihat dari sudut pandang berbeda biar kamu ga begitu dendam"
            "Pas merem kamu coba buat 1 titik nah kamu fokusin disana"
Sn : "Titik doang....??!"
Ell       : "Iya"
             "Maksudnya kmu coba fokusin pada 1 titik"
          "Nanti kalo sudah terbiasa titik itu menjadi lingkaran hitam lama-lama akan membesar dan berubah menjadi cahaya kecil yang semakin membesar"
Sn : "Kalau sudah gede apa yang bakal terjadi..??"
Ell       : "Susah lho walau cuma fokus"
Sn : "Besok aku mau coba....."
Ell       : "Nanti rasakan sendiri perubahannya"
            "Meditasi kan salah satu cara yoga"
Sn : "Iya dehh.... Besok aku mau coba....."
Ell       : "Owhh....."
Sn : "Ga pernah ngerti soal-soal begitu soalnya....."
Ell       : "Ooow..."
            "Awalnya aku juga gak tau tapi ada temen ngajak diskusi masalah meditasi lalu coba-coba browsing deh makanya sedikit-sedikit jadi tahu dan sudah pernah coba"
Sn : "Mmmmm........"
Ell       : "Pernah coba juga tapi cuma sebentar hanya sampai titik hitam yang mulai membesar"
Sn : "Apa bedanya titik hitam sama titik putih....??"
Ell       : "Ya beda lah titik hitam itu kaya pemula. Sampai bisa buat titik hitam aja susah butuh latihan rutin
Sn : "Owhhh....."
            "Jadi penasarann ihh....."
Ell       : "Coba aja sekarang kalau mau"
            "Kan rumah mulai sepi tu jadi ga ada gangguan"
            "Kalau ga kmu download aja tu musik-musik yang bisa nenangin buat teman"
Sn : "Takut ad apa-apa ahh.... Malem mahh....."
Ell       : "Ada apa. Cuma merem doank kok"
            "Kan cuma berlatih konsentrasi"
Sn : "Besok pagi atau siang... aku sering sendiri ko di rumah"
Ell       : "Ya terserah saja. Kapanpun boleh kok"
Sn : "Iya.... Makasih saran Dan nasehatnya ya ell..
            "Suatu hari pasti aku ke tempat kamu...."
Ell      : "Iya sama-sama. Udah gak usah mikir macam-macam"
           "Coba ubah sedikit pandangan hidup, yang sudah terjadi jangan di sesali ambil sisi positif dan belajar dari sana saja"
            "Kamu dendam yang rugi juga dirisendiri, mereka juga gak tau kamu dendami"
Sn : "Iya ell... Insya allah aku pasti mau dan harus berubah....."
Ell     : "Malah bikin sakit badan kamu sedangkan mereka tetap saja bersenang-senang ga terganggu sama sekali. Jadiin saja motifasi agar bisa lebih dari mereka baru itu namanya balas dendam yang bagus."
Sn : "Iya... Aku pasti bisa jadi orang yang seperti itu dengan dukungan kamu ell...."
Ell     : "Buat bisa, awali dari mendandani diri sendiri. Kenali diri sendiri tambal yang bolong buang yang jelek tingkatkan yang bagus"
Sn : "Siaaaapppppp"
Ell     : "Ingat kalau habis jatuh jangan langsung berdiri dan lari tapi diam sesaat, berdiri pelan-pelan, jaga keseimbangan, jalan pelan bila sudah siap mulai lari itu yang bagus. Kalau langsung lari yaabakal jatuh lagi. 

Karena hari sudah larut malam obrolanpun stop sampai di sini.

Buat kamu tetaplah semangat ya, berikan keyakinan bahwa kamu bisa sembuh seperti semula dan hilangkan segala dendam, maapkan mereka bukan untuk mereka tapi semata-mata untuk dirimu sendiri agar gak nyesek dan mengganggu pikiran. Bebaskan pikiran dan hatimu dari segala hal yang berat. Lihatlah kedepan jangan suka mengingat kejayaanmu dulu tapi paculah untuk Jangan biarkan semangatmu down karena semangatmu itulah yang bisa membunuh penyakitmu. Cepat sembuh teman :)

Rindu Dalam Pelukan

Setiap mata memandang ada secercah kerinduan
Seakan memory yang tersimpan satu persatu berontak dari pikiran
Aku dan sejuta harapan dengan milyaran langkah yang tak terhitung
Mata memandang nanar tiap sudut dalam bingkainya
Teringat tiap tapak yang terlewati
Apakah aku melewati begitu banyak hal dalam hidup ini...
Waktu yang berjalan tiap detiknya tak maksimal terlewati
Tak banyak yang kuraih hingga banyak kekosongan di bejana yang kumiliki



Patah Hati

Jangan anggap enteng urusan hati, kalau sudah patah hati ada banyak yang harus di waspadai. Bagi anda yang pernah mengalami patah hati, tentunya paham betul bagaimana kondisi hati dan fisik saat itu. Ada kesedihan mendalam, keputus asaan hidup serta trauma memilih pasangan.

Dalam patah hati perempuan lebih rentan terkena resiko serangan jantung enam kali lipat lebih besar, dan perempuan lebih beresiko. Ini karena perempuan lebih emosional, lebih bermain feeling, lebih sensitif dan umumnya wanita lebih ekspresif. Ketika dia broken heart dia lagi curhat sama teman, dia nangis di tempat umum. Tapi kalau pria mungkin cerita broken heart tapi dia masih menjaga supaya tidak terlalu ekspresif.

Anda harus hati-hati, jika mengalami patah hati sebaiknya mencari tempat sharing yang tepat seperti teman atau keluarga sendiri. Kalau broken heart itu memang sebaiknya ada waktu atau momen untuk sharing. Sebenarnya tidak hanya broken heart tapi juga dalam satu guncangan sikologis usahakanlah untuk sharing atau berbagi dengan orang-orang terdekat.

Memang tidak mudah untuk melewati tahapan pada saat patah hati. Butuh waktu yang cukup lama untuk bisa memulihkan kepedihan hati yang mendalam. Terkadang hitungan tahun pun tidak cukup untuk bisa menerima kenyataan pahit tersebut. Tidak ada salahnya jika anda belajar untuk bisa menerima kenyataan yang terjadi.

Sadari kadang-kadang yang terjadi dalam hidup tidak harus sesuai dengan espentasi kita. Walau mungkin dia tidak mungkin bisa selamanya setia sama saya. Hal-hal seperti itu ada kondisi-kondisi yang tidak bisa kita kontrol dan mungkin terjadi. Keiklasan untuk memandang hal tersebut dengan sudut pandang yang berbeda itu biasanya bisa membantu untuk lebih ringan.

Impian Kecil dalam Cerita Dongeng

Melihat sebuah mini seri film televisi yang menceritakan perjalanan cinta yang dipersatukan karena nasip merasa di hianati pasangannya, tidak mudah mereka bersatu walau seiring berjalannya waktu timbul perasaan cinta namun mereka sama-sama tak saling menyadari hingga suatu kejadian membuka mata mereka bahwa cinta yang sesungguhnya ada di dekatnya bahkan terlalu dekat. Dan di ujung cerita sebuah pesta pernikahan di gelar dengan gaun yang indah bak putri raja yang ada dalam dongeng-dongeng.

Bukan hanya di sinetron ataupun film, di dunia nyata pun begitu setiap orang yang "mampu" menyelenggaraka pernikahan dengan besar-besaran. Biaya besar, gaun pengantin gelamor, mas kawin yang sangat fantastik dan juga foto priwedding yang tak sembarangan, selalu mencari keserasian dengan pakaian yang indah dan tempat yang terkesan megah semua dengan satu alasan "pernikahan sekali seumur hidup jadi membuatnya terkesan dengan kemeriahan". Apakah harus seperti itu....

Impianku menikah dengan pesta yang bisa berbaur dengan tamu undangan, mahar atau seserahan aku ingin emas batangan (LM) sebuah kamera dan leptop. Alasanku untuk saat ini LM atau logam mulia masih menjadi investasi yang menjanjikan, tidak terkena inflasi seperti mata uang, dan nilainya tiap tahun naik. Untuk membingkai cerita-cerita yang terjadi dalam hidupku kelak, aku ingin mengabadikan dalam sebuah bidikan lensa dan menyimpannya di sebuah tempat yang tak membutuhkan tempat banyak yaitu leptop. Selain untuk menyimpan cerita perjalanan kita nanti laptop juga menjadi sarana untukku menceritakan semuanya. Tahukah jika gambar dan tulisan suatu saat akan bercerita sendiri tanpa bisa direkayasa maupun dikurangi ataupun di tambah. Aku ingin sampai nafas ini berakhir selalu ada coretan yang tertuang dalam diary digital ini.

Sepertinya asik juga memiliki foto prewedding yang tidak biasa. Pernah saat berhayal bersama teman tentang impian ketika menyongsong kehidupan yang baru mengusung konsep yang memakan biaya tak sedikit Itu seh biasa mungkin itu juga menjadi impian hampir semua wanita termasuk temanku ini yang menghayalnya terlalu tinggi. Tapi aku ingin yang beda, dulu waktu kecil menginginkan sebuah pernikahan tanpa keramaian datang ke KUA dan mengadakan syukuran di rumah bersama tetangga-tetangga saja biar uangnya yang buat rame-rame bisa buat DP rumah, karena menurutku yang penting sakral dan aku gak mau menjadi tontonan kaya layar tancap di pajang di muka umum. pernah juga aku berpikir menggelar pernikahan dengan baju pengantin jins belel dan kaos, hahahhaa.... sepertinya belum ada ya konsep semacam ini.

Bila yang lain saat foto prewedding menggunakan baju kebaya yang indah menjuntai tempat yang bagus dengan aksen kota modern dan kelihatan klasik tempat romantis, tapi aku inginnya foto prewedding seperti saat bolang bukan dengan sebuah pelukan tapi tangan yang saling menggenggam seperti bergandengan tangan saat bermain ombak di pantai, menyusuri pasir putih, membantu saat mendaki, berbagi minuman saat sampai puncak, menangkap ikan atau membantu merawat kaktus-kaktus, membantu menyeberang jalan, berdua di depan laptop, atau berdua berburu foto-foto cantik yang ada di alam. Kelihatan norak ya tapi buatku sepertinya itu jauh lebih berkesan karena ada tantangan dan sepertinya unik.

Bukan kemeriahan acara tapi bagaimana kedepannya bisa melalui kehidupan ini bersama-sama dengan kompak saling support dan menjadi partner yang solit tentunya. (L)


Pacaran ~ Menganalisa dari Sudut Berbeda

Sempat aku berpikir kenapa dalam hal percintaan seakan keberuntungan belum berpihak padaku, iri dengan orang-orang yang kemana-mana bergandengan di temani sang kekasih tercinta, saat malam minggu tiba pergi jalan-jalan tidak sepertiku hanya menatap layar kaca. Beberapa kali menjalin asmara namun semuanya gagal di tengah jalan ya iyalah hampir semuannya LDR (Long Dostance Relationship). Sempat kepikiran mengapa aku tak bisa seperti yang lain yang merasakan cinta seutuhnya..., namun lambat laun aku mulai menyadari satu hal ini semua terjadi karena Tuhan sangat sayang kepadaku. Coba pikir dari beberapa kali menjalin cinta yang semuanya gagal (kalian boleh ketawa jika mau tapi lihatlah lebih seksama) namun dengan lantang akan aku katakan Alhamdulillah, ini karena
  • Aku telah terhindar dari laki-laki yang tak bertanggung jawab dalam hal komitmen dan perasaan.
  • Tuhan menjauhkanku untuk tidak berbuat dosa, belajar ta'aruf
  • Pacaran seperti meyeret kita masuk kedalam jurang yang teramat dalam hingga ketika kita tersadar hanya luka-luka yang di dapati
  • Berpacaran yang hanya seumur jangung (rata-rata hanya bisa bertahan 1 tahun) namun telah membukakan mataku siapa mereka sebenarnya. Kalau kalian tahu ceritanya pasti akan bilang "untung saja kamu gak sama dia, mau jadi apa kamu nantinya", sedikit menghakimi namun semuanya fakta kehidupan.

Sempat juga berpikir apa salahku hingga ada beberapa Mr, x kepergok mendua hati (wiiih bahasanya elit banget, walau banyak Mr, x tapi aku bukan playgirl lho catat itu) mungkin karena keadaan yang terpisah jauh kali ya dan di pihak sono kagak kuat iman makanya mencari yang lebih baik. Hehehehe.... aku tak ingin menghakimi dan menyalahkan siapa-siapa ini semua jelas-jelas kesalahan ada padaku, kok bisa...??? Iya bisa lah aku kan juga manusia bukan dewa yang semuanya serba sempurnaaa... (ngikuti gaya damian) ya bisa saja selama berkomitmen aku bukan sosok yang dia cari, tapi yang jelas komitmen buatku itu seperti mengemban janji yang tak bisa di main-mainin dan sudah tak dapat di ganggu gugat, menjadi harga mati tanpa diskon dan tak dapat di tawar seperti beli cabe di pasar.

Mungkin orang lain melihat percintaan yang selalu gagal menjadi iba dan kasihan namun apakah kalian pernah berpikir berapa lama waktu yang terbuang saat hanya step di pacaran saja.... Apakah dengan pacaran yang lama menjamin dia jodoh anda yang sesungguhnya... Dan selama proses pacaran pastinya ada banyak godaan yang seharusnya tak di lakukan (baca : banyak setan-setan yang mengikuti saat berduaan). Lagian di ajaran agamaku tidak ada tu yang namanya pacaran, kalau mau ta'aruf atau halalkan dulu baru pacaran biar terhindar dari dosa dan zina ini kata pak ustad lho yang lebih paham tentang agama daripada aku yang pengetahuannya masih cetek mesti banyak belajar.

Kata orang pacaran adalah satu proses saling mengenal karakter pasangannya namun apakah itu benar seutuhnya...?! Bukannya manusia selama hidupnya itu berproses dan dalam proses itu selalu ada perubahan-perubahan dalam dirinya lalu bagaimana bisa benar-benar mengenal sifat dari pasangan klo selalu bertumbuh.

Mari kita sedikit melihat realita apakah kita benar-benar mengenal diri kita sendiri....?! Jika benar pacaran menjadi proses pengenalan sifat maka kita lihat dalam lingkup keluarga, apakah anda benar-benar mengenal sifat dan karakter sodara kandung anda yang jelas-jelas masih satu darah, satu atap, satu kandungan, berkumpul dan melihat setiap hari...?! Jawabnya belum tentu mengenal dengan pasti jika mengetahui kebiasaan bisa jadi tapi untuk mengetahui sifat pastinya belum tentu, padahal kalian tumbuh bersama-sama dari kecil hingga dewasa berapa tahun kalian bersama...?! Jika dikatakan mengenal kenapa masih saja suka ribut bukannya menyadari dan tahu donk bagaimana bersikap agar tidak ada cross. Apalagi pacar yang jelas-jelas orang lain yang gak ada ikatan darah bahkan bisa di bilang orang baru kenal, apakah iya dalam waktu 1 atau 2 tahun sudah bisa mengenal...?! Bila dibandingkan antara sang pacar dengan sodara kandung anda lama mana..?! Lama sodara kandung bukan tapi nyatanya anda masih sering bertengkar dan tidak benar-benar mengerti lalu bagaimana dengan sang pacar...

Anda merasa cocok itu karena saat bersama dia anda bisa menekan ego dengan alasan cinta namun suatu saat ketika ego itu berkuasa ya akan terlontar juga kata ketidak cocokan dan cinta yang awalnya menjadi alasan hanya menjadi kambing hitam pelempar kesalahan dari sebuah permasalahan yang di buat oleh si empunya. Namun ada juga yang lebih memendam semuanya tapi tetap saja akan mengubah keadaan tak seperti dulu, itulah hidup dan anda tak bisa menghindar untuk berproses. Sebelum mengenal orang lain kenali dulu dirisendiri. (L)


14/12/13

Dunia Imajinasi Bersama Alam

Ini dia obrolan orang-orang yang ga punya kerjaan dengan imaji yang pas-pasan dan seenaknya sendiri:

Permasalahan ketika A bercerita kepada B jika hari minggu kemaren dia bolang bersama teman baru yang menurutnya orangnya cocok saat diajak petualang (ini menurut selera dan penilaian dia lho yaaa), nah kali ini dia pamer ingin melihat matahari di embong nglanggeran dan pulangnya dengan rute baru menemukan tempat singgah baru yaitu sebuah jembatan dan air terjun, weeeeh pamer nih ceritanya......



Ini link sebagai tambahan klik

A : "Gimana non, bagus ga...."
B : "Ga suka, langinya mendong kurang cerah jadi warna matahari dan awannnya kurang semburat".
      "Ak malah senang foto rumput-rumputnya kelihatan hidup"
A : "Niat awalnya kan lehat kabut...rumput yang ada titik-titik airnya ya..."
B : "Pokoknya rumput-rumput di embong itu lho"
     "Jembatan dari bambunya yang deket sawah juga unik"
A :  "Itu pematang sawah...tidak seperti yang di pok tunggal kae....sunrise piye..dpt dobel lo kui non kabut dan matahari.."
     "Lihat kabut saja jauh-jauh mas, di pematang sawah dekat rumah itu juga banyak"
A : "Huuu...sudah bosan. pengennya di gunung gambar yang dekat tapi jalannya licin. Eh yang gunung gambar ini katanya view-nya waduk gajahmungkur sama gunung lawu. Aku belum pernah kesana padahal deket..."
B : "Mana lagi tu.....?"
A : "Gunung kidul yang perbatasan Bayat....yang dekat Bayat banyak non. Bundelan tempatnya seperti Clongop. Itu cuma kanan Banyuripan". (daerah di kota Klaten) 
B : "Hadah sudah ga ngerti, rute penjelajahan baru ?"
A : "Iyo baru. Keburu aku habisin lho gunungkidul. Aku sekarang sudah punya teman baru :p
       Paling dirimu cuma kebagian ceritanya saja".
B : "Memangnya mau pamer apa lagi....."
A : "Pamer apa ? Gak pamer yo....cuma ngabari  ada tempat baru... :D
B : "Ngabari apa ngabari....."
A : "Ngajaki bukan ngabari. Menghafal rute non. Nanti kalau dirimu ngajaki bolang biar gak pake acara nyasar nyasar"
B : "Waaah kalau lurus-lurus saja ga pake nyasar ga asik to ya. Dari nyasar menemukan tempat baru kan"
A : "Ehh kalau di pikir-pikir bener, di setiap perjalanan  ada ceritanya yo....jadi ga kelihatan bersalah aku non kalau pas kesasar....hehehehe"
B : "Hayah mulai mencari pembenaran deh, wkakakaka..."
A : "Woooo...aku kira ki ya menikmati nyasar....malah cari pembenaran. Tiwas aku sok yes....huuuu!!!!"
     "Wakakakaka....dirimu kan sudah punya pantai ngguyahan sama kolam pribadi di wediombo...aku gratisi pantai sama candiku...."
B : "Lah dirimu kan juga sudah punya pantai mas masih kurang ya....?"
A : "Pantai ga ada habisnya non...ini aku masih gila kabut dan sunrise....ini lagi ospek anak baru...biar gila kaya aku.... pokoknya biar kaya dirimu ding non gilane...:p

A : "Gimana jembatanya...gak pengen to non...tapi itu lumayan tinggi...jika diliat dari bawah kelihatannya bagus"
B  : "Enggak, kurang resep jembatannya. Malah bagus jembatan bambunya"
A : "Jembatannya gak menyenangkan cuman tantangan di ketinggian saja"
     "Goyangannya yo kenceng tapi pas dilewati kendaraan gak kerasa....jembatan selomapiro kelihatannya bagus non"
B : "Ak cuman pengen jembatan yang di imogiri saja"
A : "La yo itu jembatan gantung imogiri. eeh tadi ada liputan di kulon progo kebun teh dan kebun kopi katanya ada pabrik pengolahan tehnya juga ya"
B : "Iyo memang di dekat sana ada pabrik, air terjun dan penginapan".
      "Pabrik bisa di datangi"
A : "Mengapa dulu gak ngomong pas sampe sana., kalau air terjunnya bukannya watu jonggol masih bawah lagi belum nyampe kebun teh"
B : "Infonya komplit aku kan hahahaha...."
      "Aku ngertinya sudah sampe rumah yo"
A : "Wowww....sudah sampe tempate baru browsing...."
B : "Nanti kesana lagi yok mas, masih penasaran goa-goa sama pabrik teh hehehe...."
A : "Yoh tak tunggu jadwalmu kapan bisanya..."
B : "Lha jadwal bolang bawa buntut (ekor), prediksi ngacak-ngacak yo ga jadi lah"
A : "Buntute kurang tahan banting ya...makannya kalau pengen nyasar-nyasar sendirian biar puas"
B : "Pengennya sendiri tapi pada ngikut gimana coba"
A : "Namanya saja numpang nginep...yo mesti mau diikuti....yo besok kalau mau gelandang lagi sendiri gak usah ngajak-ngajak"
B : "Trus malam tidur dimana masak yo gembel"
A : "Cari homestay yang murah seperti di embung nglangrengan apa nglangrengane, gua pindul juga ada paling 50 ribuan. Apa menginap di penginapan makam pandanaran dekatku"
B : "Gampang lah besok di piker kalau kesana lagi, Hehehehe....."
A : "Iyoo yo pastinnya kapan saja belum tau yang mau ke Jogja kok..."
B : "Bentar to celengan ayam belum penuh ni"
A : "Celengan dalam botol aqua yang pecahan 500 dipecah dulu nu"
B : "Tahu saja seh, kemaren sudah di pecah buat menggarami laut" 
A : "Weee....aku tahu kebiasanmu ngumpulin receh di lampu merah kok non...weeeksss!!!"
B : "Enk aja ga yo...., cuman nyimpenin receh biar ga pada kerat bawanya"
A : "Edaaan malah jadi koordinator kok...bisa ngikut ga jadi karyawanmu non..."
B : "Ogah enggak nambah penghasilan malah ngurang-ngurani pendapatan"
A : "Haalaah kejam....tak suap bolang gimana...diterima yo.."
B : "Ogaaah....."
A : "Peliit'e puooollll.!!!! Cepat kaya lo non..."
B : "Malahane biar bisa ke roma ketemu pegasus sekalian beli pulau-pulau di tengah laut :P "
A : "Di roma sudah tidak ada apa-apa tinggal biskuit roma saja. Pulauku boleh di sewa buat aku pake ngontrak ruko uang sewannya..."
B : "Ogah pulaunnya ga strategis ga ada pohon kelapa dan sawah"
A : "Kebun teh dan candi ada. lautnya bersih pasir putih banyak burung camar sedikit hutan bakau. Masih kurang gimana coba. sawahnya beli sendiri nu non..."
B : "Tidak bagus, aku maunya pulau yang banyak pohon kelapa, ada sawah, di kelilingi pohon bakau biar ga abrasi, pasir warna hijau dan biru, ada gubuk di tengah sawah, ada sungai diantara pohon bakau"
A : "Hhmmmm, seperti main monopoli saja. Semuanya di beli pulau yang sebesar nampan kok mintanya macem-macam."
B : "Emang kenduren, ga yo pulauku imut tapi bagus banget ngeeeet"
A : "Pulau imut itu besarnya seberapa?....tu sawah-sawah sudah pada hijau-hijau sudah musim tanam"
B : "Imut kan minimalis tapi semua ada"
     "Sukanya protes aja ni, ga bakal aku bolehin mampir di pulauku. Weeeek"
A : "Aku buatin taman gimana jika boleh main kesana....aku kan bisa buat bonsai"
B : "Bonsai ak yo iso gawe kecil lah yen cuman bonsai"
A : "Ayo noton bola api nanti malam katanya ada hujan meteor. Kalau gak hujanberangkat ke gunung gambar"
B : "Memangnya beneran ada hujan meteor, ngarang ni pasti"
A : "Ada....ni pada kirim berita mau ngajaki muncak. aku pulang jam 10 saja di tunggu. Lihat langitmu nanti malam...eh nonton di candi we yo...."
B : "Wkakakakaka...., cari yang seperti aku susah kan"
A : "Bener non sudah ga ada gantine non....ngeyelnya yang susah dicari gantinya :p "
B : "Asem ya jeleknya malah di apal"
A : "Bagusnya banyak banget jadi kalau  di sebutke ga cukup karaktere non. Kan jeleknya cuma satu doank itu yang ketahuan,:p "
B : " Hahahahaha.... Untung aj ngertine cuman 1, amaaaaan"



NB:
Untuk memudahkan dalam membaca perbincangan sudah di translate dan ada sedikit pengeditan biar sang obyek kagak ngakak bacanya.