22/07/11

Cinta Sejati

Nice Story
Sepasang suami istri dimana sang istri adalah wanita yang sangat cantik. Tanpa aib sedikitpun dan suaminya sangat mencintainya begitu juga istrinya. Di hari-hari itu sedang marak_maraknya tersebar penyakit kulit yang akibatnya merusak keindahan kulit. Dan sang istri merasa dirinya tertular dan wajahnya hancur dimakan penyakit, dikala itu sang suami sedang berada diluar kota dan belim mengetahui bahwa istrinya terserang penyakit tersebut.


Dalam perjalanan pulang sang suami mengalami kecelakaan yang akibatnya suami menderita buta. Dari hari ke hari sang istri yang pada mulanya bagai bidadari berubah menjadi wanita yang amat jelek dan menyeramkan namun sang suami tak bisa melihat dan kehidupan mereka berjalan seperti biasa dan penuh kasih sayang dan cinta seperti awal mereka menikah.

Berjalan 40 tahun, sang istri meninggal dan sang suami sangat amat bersedih dan merasa kehilangan. Di pemakaman sang suami orang terakhir yang keluar dari kuburan sang istri, ketika berjalan datanglah seorang menyapa, "pak, bapak mau kemana?" jawab sang suami, "saya mau pulang..."
Mendengar jawaban tersebut orang tersebut bersedih dengan keadaan sang suami buta dan sendiri. Lalu orang tersebut berkata "bukankah bapak buta dan bergandengan dengan sang istri...? gimana bapak mau pulang sendiri....?" jawab sang suami sebenarnya saya tidak buta. Selama 40 tahun saya hanya berpura-pura buta agar istri saya tidak minder atau rendah diri kalau saya mengerahui bahwa dia sakit dan wajahnya berubah menjasi menakutkan...."


PESAN MORAL: Terima pasangan kamu apa adanya dengan segala kekurangan dan kelebihannya karna kita bukan mencari orang yang sempurna tetapi bagaimana mencintai pasangan kitadengan cara yang sempurna dalam situasi dan kondisi apapun.... Itulah cinta yang sempurna.

Related Posts:

  • Harap dari Sapamu Datang 05/09 Kantor, waktu masih beres-beres merapikan file terdengat telepon genggamku berbunyi, suatu hal yang jarang terjadi mengingat teleponku sudah berbulan-bhulan hanya menjadi pajangan di meja. Ada 3 pesan masuk secara… Read More
  • Menggenggam untuk Melepaskan Apa yang mendasari seseorang yang menghabiskan waktunya bersama kita? Coba tanyakan pada dirimu sendiri, jika kamu rela menghabiskan waktumu dengan seseorang apa saja alasannya... Aku yakin jawaban pertama dan utama tet… Read More
  • Terima Kasih Untuk Sayap-Sayap Kecilmu Ketika ingin memutuskan untuk berhenti sejenak memilih untuk memenjarakan aksara-aksara yang tak pernah ada habisnya bermain di pikiranku namun juga tak pernah memberikan ending cerita disetiap episodenya. Berada di dasar … Read More
  • Kangen itu Merindu Sudah lama rasanya tak mengobrol denganmu, KANGEN, pake banget malah. Kemana saja selama ini hari-hari penuh ceria bersamamu itu pergi, mengapa lama sekali tak kunjung datang ???! Berharap keadaan bisa seperti semula kaga… Read More
  • Kuberanikan Menyapamu Baru awal bulan aku memutuskan untuk melangkah pergi namun belum juga bulan berganti kaki-ku sudah mulai berulah tak mau melanjutkan langkah. Kalut, dari pagi rasanya sudah gak karuan mungkin masih terpengaruh kemaren habi… Read More

0 komentar:

Posting Komentar