24/11/12

_** Pesona Pulau Dewata Bali**_

Bali yang dikenal sebagai pulau dewata memiliki banyak keunikan tersendiri yang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain terkenal dengan keindahan lautnya Bali juga memiliki ciri khas yang menjadikan Bali semakin terkenal. Berikut ini mari kita kutip sejenak hal-hal apa saja yang menjadi daya tarik dan menjadi khas dari Pulau bali.

Parasailing merupakan permainan dengan menggunakan parasut, Anda akan ditarik dibawa terbang oleh speed boat mengelilingi pantai. Permainan air yang satu ini tidak hanya digemari oleh turis dalam negeri saja banyak turis mancanegara yang sengaja datang ke pantai Tanjung Benoa Bali untuk mencoba parasailing.
Parasailing biasanya dilakukan di ketinggian antara 40-70 meter. Ada 3(tiga) hal yang mempengaruhi parasailing yaitu angin, kecepatan dari boat dan payung.

Ada beberapa jenis parasut yang digunakan yaitu parasut yang berukuran 16, 18, dan 20. Dimana masing-masing parasut memiliki lubang angin yang berbeda yang digunakan untuk mengeluarkan angin, semakin banyak lubang anginnya itu semakin cepat keluar sehingga langsung mendarat di pantai.
Tidak perlu takut jatuh saat berparasailing, tinggal mengikuti aba-aba dari instruktur yang akan memandu melalui bendera yang dipegangnya. Paling bagus melakukan parasauling saat musim kemarau karena angin yang bertiup tidak membawa aitr dan cuaca tidak cenderung berubah-ubah.

Jalan-Jalan ke Bali ga hanya ke pantai saja, Bali memiliki banyak tempat yang bisa dijadikan tujuan wisata salah satunya adalah desa trunyan yang ada di kecamatan Kintamani Bangli. Di desa ini ada satu kebiasaan yang unik mereka tidak mengubur mayat di dalam tanah, anehnya meskipun hanya diletakkan diatas tanah mayatnya tidak bau. Ini dikarenakan adanya tanaman taru menyan atau cendana, tanaman inilah yang menyerap bau dari mayat-mayat yang diletakkan dikomplek pemakaman ini. 

Tidak sembarangan orang bisa dimakamkan disini, hanya orang yang dianggap suci atau biasa (hanya yang meninggal dengan sakit atau karena sudah tua) yang bisa dimakamkan disini dan mayat hanya dikasih bambu disekitar makam. Menurut kepercayaan hanya 11 orang saja yang bisa dimakamkan di sini, mungkin ini yang menjadi keajaiban. Di saat ada orang yang meninggal pada saat itu juga ada mayat yang tinggal tulang-tulangnya saja sehingga tempatnya bisa digantikan dengan yang baru.

Apabila ada mayat baru maka mayat yang tinggal tengkorak akan diletakkan dibagian atas, biasanya keluarga juga meletakkan benda-benda kesayangan dan peralatan makan di sebelah mayat, mereka menganggapnya sebagai bekal orang yang meninggal.

Balian adalah ahli pengobatan tradisional bali ada juga yang menyebutnya dukun. Tidak sembarangan orang bisa jadi Balian, ada yang secara khusus mempelajari tentang pengobatan-pengobatan tradisional ada juga yang mendapat berkah. Pasien yang datang ke Balian tidak hanya yang berhubungan dengan mistis, penyakit-penyakit seperti sakit kepala atau stok juga ada yang datang, cara penyembuhannyapun disesuwaikan sesuwai penyakit yang diderita. Soal terapi penyembuhan juga tak lepas dari diri pasien, tapi banyak yang sembuh setelah ditangani oleh balian. Penyembuhan secara tradisional atau modern adalah pilihan, yang penting selalu berusaha untuk tetap sehat.

Pemandangan yang sering di jumpai di sepanjang jalan berupa kain kotak hitam putih yang mirip papan kotak catur ini dinamakan kain poleng. Dalam masyarakat Bali ada filosofi "rwa bhineda", dualitas itu adalah dua sifat yang bertolak belakang dimana filosofi ini menganut sistem keseimbangan antara laki-perempuan, kiri-kanan, antara hitam-putih, baik-buruk, antara dunia abstrak dan dunia obyektif. Keseimbangan inilah yang muncul dalam keseharian masyarakat Bali. Pemakaian kain poleng didalam bunga atau pohon tidak sembarangan, di dalam pohon atau pura bersemayam dewa yang bersemayam tempat tersebut. Selain kain kotak hitam putih, ada juga kain kotak merah hitam dan putih, warna-warna tersebut merupakan simbul dewa masyarakat Bali yaitu Dewa Brahma, Dewa Iswara dan Dewa Wisnu.

Kesakralan tempat-tempat ini akan dijaga oleh masyarakat setempat dengan memberikan "sesaji" secara rutin setelah mereka menghaturkan puja di pura.


Ada satu masakan yang menjadi khas di Bali yaitu ayam betutu, ayam betutu adalah masakan  yang terbuat dari ayam atau bebek utuh yang dibumbui dengan berbagai macam rempah, di dalamrongga ayam diidi dengan daun singkong berbalur bumbu yang sangat pedas setelah itu ayam dibungkus dengan daun pisang yang diikat kuat, lalu kemudian ditimbun dalam sekam panas. Agar bumbu meresap masuk ke dalam ayam juga membuat daging ayam menjadi empuk dan lembut saat dimakan, maka dibutuhkan kesabaran karena proses pemasakan lumayan lama. Namun cara masak dengan menggunakan sekam ini sekarang semakin jarang digunakan karena prosesnya membutuhkan waktu yang lama. Sekarang untuk membuat ayam betutu dilakukan dengan membungkus ayam dengan daun pisang dalu membalutnya kembali dengan alumunium foil rapat-rapat dan dipanggang hingga matang. (L)


0 komentar:

Posting Komentar