27/07/14

Rumah Baru dan Tetangga

Blog : aku sekarang berubah
Aku : berubah bagaimana, menjadi sailarmoon atau power rager...
Blog : jangan becanda, ini serius
Aku : iya maaf..., memangnya berubah gimana. Blog ngambekan ni sekarang
Blog : aku sudah jarang main ke rumah (blog), enggak kaya dulu yang demen banget berlama-lama menghabiskan waktu di tempatku
Aku : ooow itu kirain apa an...
Blog : aku marah ya...
Aku : enggak, marah kenapa coba....
Blog : sudah bosan atau jatuh hati sama yang lain makanya lupa padaku mungkin
Aku : jangan curigaan gitu ah gak baik...
Blog : lalu mengapa sekarang jarang bertandang dan menghabiskan waktu di tempatku...?!
Aku : lagi ngirit :D
Blog : alasan klise yang gak masuk akal. Dengar-dengat aku suka menyambangi komplek sebelah benarkah itu...
Aku : hmmmmm..., dapat kabar dari rumput yang bergoyang atau angin yang berbisik...

ok, aku mau jelasin semuanya biar enggak ada praduga dan salah sangka. Aku akui memang akhir-akhir ini aku jarang bertandang ke rumah (blog) itu bukan karena aku bosan dengan blog, hanya saja aku kehabisan kata. Tak bisa menterjemahkan secara tuntas setiap pikiran liar yang muncul kedalam coretan seperti biasanya. Memang aku sering main ke komplek sebelah sedikit bercanda disana, namun itu juga tidak sering seperti apa yang blog katakan, akhir-akhir ini aku hanya suka mencari lukisan dan singgah ke rumah yang lain untuk menimba ilmu sekalian refresing lah. Banyak rumah yang aku singgahi dan semuanya bagus-bagus,  tulisan yang mencerminkan karakter dari si pemiliknya konsisten dan apa adanya. Aku ingin seperti mereka namun dengan gaya tulisan aku.

Blog : trus, bukannya aku punya rumah juga di komplek sebelah...
Aku : iya, namun hanya sesekali saja kesana. Tapi kalau aku merenovasi rumah yang sudah lama dibeli dan terbengkalai itu benar, namun bukan aku ingin pindah kesana ya rumah itu sebagai gudang.
Blog : kok sebagai gudang, apa gak sayang sudah bagus tapi di jadiin gudang.
Aku : gak apa-apa rumah itu aku jadiin galeri untuk menyuarakan yang tak bisa di terjemahkan dan melukiskan yang tak bisa terdengar.
Blog : begitu ya. Maaf ya sudah berprasangka buruk.
Aku : wajar, bagaimanapun blog tetap rumah yang nyaman untuk aku. Namun harap dimaklumi ya bila aku tak bisa sering-sering datang ke rumah walau begitu selalu ada coretan yang tersimpan di ponsel.
Blog : iya gpp, bagaimanapun tulisan aku teruslah menulis nanti lama-lama akan menemukan karakternya sendiri. Silahkan menjelajah namun jangan sampai terpengaruh sana sini ya buat karya sendiri itu jauh lebih baik.
Aku : makasih. oh ya di rumah baru aku buat jalan pintas ke rumah ini lho :)


dini hari, 26.07.2014

0 komentar:

Posting Komentar